belajar php

Belajar PHP Dasar, Tutorial PHP Untuk Pemula

PHP merupakan salah satu bahasa yang paling banyak digunakan untuk membuat website saat ini dan diartikel ini kita akan mencoba membahas apa saja dasar-dasar yang harus diketahui untuk mulai mempelajari PHP. Belajar PHP bisa dimulai dari memahami bagaimana aturan dalam menulis syntax memakai PHP, mengenal apa saja tipe data dalam PHP juga merupakan dasar yang harus diketahui dan bagaimana menjalankan script PHP dilocal server kita.

BACA JUGA : Kelebihan dan keunggulan menggunakan framework laravel

Pengenalan PHP

PHP atau Hypertext Preprocessor merupakan salah satu bahasa pemrograman yang berjalan disisi server (server-side) untuk mengembangkan sebuah sistem berbasis website, PHP dibuat oleh Resmus Lerdorf menggunakan nama Form Interpreted (FI) dan pertama kali dirilis tahun 1995. Setelah perilisannya hingga saat ini, PHP sendiri merupakan bahasa pemrograman server-side yang paling banyak digunakan untuk membangun program berbasis website (mengacu pada data statistik disini, penggunaan PHP sendiri mencapai 79% dibandingkan bahasa lainnya).

Sampai sekarang PHP sendiri masih terus dikembangkan, dimulai dari PHP itu sendiri yang hingga saat ini sudah merilis versi terbarunya (versi 8), tersedianya library yang dapat digunakan untuk membantu proses development dan juga bermunculannya framework seperti laravel, CodeIgniter, YII dan lain-lain.

Namun sebelum belajar dan mengenal framework PHP lebih jauh, ada baiknya mempelajari dasar-dasar PHP terlebih dahulu. Karena pembuatan program menggunakan framework PHP akan terasa membingungkan jika tidak dibekali oleh pemahaman dasar-dasar PHP yang kuat. Berikut ini adalah dasar-dasar untuk belajar PHP yang sudah coba dirangkum menjadi beberapa point.

Dasar-dasar dan belajar menggunakan bahasa PHP

Berikut ini akan dijabarkan beberapa dasar-dasar PHP yang perlu diketahui sebelum kita masuk pada pembelajaran PHP :

1. Menulis syntax PHP

Berikut ini adalah ketentuan penulisan menggunakan PHP.

A. Tag PHP

Disini kita akan belajar menulis menggunakan syntax milik PHP. Pertama penulisan syntax dimulai dengan tanda <?php dan diakhiri dengan tanda ?> adapun tanda tutup ?> bersifat optional dan file PHP juga harus disimpan menggunakan ekstensi .php (contoh : tutorial.php supaya script didalam file dapat dijalankan oleh web server).

<?php
    // script PHP yang dijalankan taruh disini
?>

B. Komentar PHP

Menuliskan komentar dalam PHP dapat dimanfaatkan untuk menjelaskan syntax yang ditulis, tujuannya sebagai pengingat atau agar dapat menjelaskan maksud dari syntax yang ditulis kepada programmer yang lain. Untuk menuliskan komentar dapat menggunakan syntax // (komentar satu baris) dan /**/ (komentar pada beberapa baris sekaligus).

<?php
    // komentar satu baris

    /*
    komentar beberapa baris
    */
?>

C. Variabel PHP

Penulisan variabel PHP, PHP menggunakan tanda $ setelah itu bisa diikuti oleh huruf atau underscore. Dan juga variabel dalam PHP tidak boleh diawali oleh angka, mengandung spasi dan mengandung karakter spesial. Variabel PHP juga bersifat case sensitive, dan tidak terikat tipe data tertentu. Jika ingin memberikan nilai kepada variabel PHP, bisa menggunakan tanda = dan diikuti oleh valuenya . Contoh :

$belajar_php = "tutorial belajar PHP"; // string variabel
$x = 5; // integer variable
$y = 1.0; // float variabel

D. Constants PHP

Constants mirip seperti variabel, bedanya nilai yang ada dalam constants tidak bisa dirubah. Penulisan constants itu sendiri tidak menggunakan karakter $, melainkan dimulai dengan huruf atau karakter underscore. Untuk membuat constants bisa dengan menggunakan fungsi define(), contoh :

<?php
    // case-sensitive constants
    define("belajar", "belajar php");
    echo belajar;

    // case-insensitive constants
    define("BELAJAR", "belajar php");
    echo belajar;
?> 

3. Tipe data PHP

Sebagai dasar pembelajaran, ada baiknya kita mengenal beberapa tipe data yang akan sering dijumpai dalam proses pembuatan program menggunakan PHP.

A. String

Tipe data string berisi text yang diawali oleh tanda petik dan diakhiri dengan tanda petik. Contoh :

<?php 
    $x = "dasar PHP";

B. Integer

Tipe data integer adalah tipe data berbentuk angka, cara penulisannya tidak perlu memakai tanda petik. Contoh :

<?php 
    $x = 100;

C. Float

Merupakan tipe data berbentuk desimal, untuk penulisannya juga tidak menggunakan tanda petik. Contoh :

<?php 
    $x = 9.50;

D. Boolean

Tipe data ini hanya memiliki dua buah value yaitu true (atau 1) dan false (atau 0), biasanya tipe data ini digunakan sebagai hasil dari suatu kondisi (contohnya pada if statement). Contoh :

<?php
    $x = true;
    $y = false;

E. Array

Array merupakan suatu object yang berisikan banyak value sekaligus dan bisa disimpan menjadi sebuah variabel. Penulisannya bisa menggunakan fungsi array(), yang mana masing-masing value tadi memiliki key yang dimulai dari angka 0. Contoh :

<?php
    $x = array("Belajar PHP","Tutorial PHP","Dasar PHP");
    // jadi, belajar PHP memiliki key 0, tutorial PHP memiliki key 1 dst

3. Operator PHP

Terdapat 6 jenis operator dalam bahasa PHP, yang pertama adalah operator aritmatika (contoh : + – * / ** %) (digunakan untuk melakukan operasi aritmatika). Lalu ada operator PHP penugasan (digunakan untuk memberi isi pada variabel), operator increment & decrement (menambahkan atau mengurangi nilai variabel), operator PHP pembanding (bisa untuk membandingkan dua nilai, hasil yang dikembalikan dalam bentuk boolean true atau false), operator PHP logika (berisi logika AND OR atau Negasi) dan ternary operator (digunakan untuk membuat suatu kondisi). Berikut ini contoh dari masing-masing operator yang ada dalam bahasa PHP :

<?php

/*** 1. OPERATOR PHP ARITMATIKA ***/
$a = 5;
$b = 2;

$c = $a + $b; // penjumlahan
$c = $a - $b; // pengurangan
$c = $a * $b; // Perkalian
$c = $a / $b; // Pembagian
$c = $a % $b; // Sisa bagi
$c = $a ** $b; // Pangkat

/*** 2. OPERATOR PHP PENUGASAN ***/
$X = 10;

/*** 3. OPERATOR PHP INCREMENT & DECREMENT ***/
$nilai = 1;

$nilai++;
$nilai++; // isi variabel nilai menjadi 3

/*** 4. OPERATOR PHP PEMBANDING ***/
$a = 3;
$b = 1;

$c = $a > $b; // pembanding lebih besar
$c = $a < $b; // pembanding lebih kecil
$c = $a == $b; // pembanding lebih sama dengan
$c = $a != $b; // pembanding lebih tidak sama dengan
$c = $a >= $b; // pembanding lebih besar sama dengan
$c = $a <= $b; // pembanding lebih kecil sama dengan

/*** 5. OPERATOR PHP LOGIKA ***/
$a = true;
$b = false;

$c = $a && $b; // variabel $c akan bernilai false
$c = $a || $b; // variabel $c akan bernilai true
$c = !$a; // variabel $c akan bernilai false

/*** 6. OPERATOR PHP TERNARY ***/
$x = true;

$y = $x ? "iya": "tidak";
echo $y; // hasilnya adalah iya

4. Tutorial Menjalankan script PHP

Sebelum menjalankan script PHP, pertama kita membutuhkan web server. Dan untuk menggantikan peran web hosting pada local komputer kita akan menggunakan xampp, xampp adalah software bundle (berisikan apache, php dan mysql) yang bisa kita gunakan sebagai web hosting didalam local komputer kita. Silahkan download dan install xampp terlebih dahulu pada komputer Anda.

Jika proses instalasi berhasil, maka akan dibuatkan folder baru yaitu xampp/htdocs (contoh : C:/xampp/htdocs), didalam folder htdocs inilah kita akan menyimpan file ber-ekstensi PHP agar dapat dijalankan oleh web server. Selanjutnya silahkan buka control panel xampp dan jalankan service apache, contoh :

belajar php
xampp control panel

Silahkan tekan start pada bagian yang dilingkari dan masukan url berikut ini pada browser Anda : (http://localhost), jika tampil seperti gambar dibawah ini maka web server telah berhasil dijalankan.

belajar php
Belajar PHP menggunakan xampp

Selanjutnya silahkan buat folder baru bernama belajar-php dan didalam folder belajar-php buat satu buah file bernama index.php, taruh folder belajar-php tersebut kedalam folder htdocs. Berikutnya isikan code dibawah ini kedalam file index.php :

<?php
    echo 'Hello World';
?>

Berikutnya buka browser dan masukan url berikut (http://localhost/belajar-php/index.php), jika tampil seperti gambar dibawah ini maka kita telah berhasil menjalankan script PHP pada local server kita.

belajar php
Tutorial menjalankan script PHP pada web server local

Penutup – belajar bahasa PHP

Demikianlah dasar-dasar yang perlu dipahami jika ingin belajar bahasa pemrograman PHP. Mungkin tidak seluruh dasar pemrograman PHP ada diartikel ini, namun point yang dijabarkan diatas adalah hal-hal yang sering saya jumpai ketika sedang mengerjakan program berbasis website menggunakan PHP, terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *